huff..
Aku hanya bisa menghela nafas panjang. Menghirup udara dalam-dalam dan membiarkannya memenuhi paru-paru kemudian mengedarkan oksigen dalam darah. Serta kembali lagi mengirimkan karbon dioksida untuk dihembuskan.
Dada ku ini terasa sesak saat bernafas. Meskipun aku tidak mempunyai penyakit asma atau gangguan paru-paru lainnya. Kepedihan ini terasa begitu pedih. Mempengaruhi kehidupan dan hari-hari ku yang semestinya indah. Tapi pedih ini tak dapat ku hindari. Kacaukan hari ku.
Segala yang harus berjalan dengan baik malah akhirnya memburuk. Kini, apa yang harus ku lakukan untuk memperbaiki segalanya??
Ini memang salah ku, membiarkan pedih itu menguasai ku, mempengaruhi ku, menghipnotisku dengan suggestinya yang betul-betul persuasif. Aku begitu terlena. Seperti gadis kecil yang diiming-imingi boneka lucu. Ternyata boneka itu rusak, dan gadis itu menjadi sedih.
Kejam memang.
Seperti itu lah aku. Sedih. Suram. Pedih dan sedih ini membuat apa yang ku lakukan menjadi tak berarti. Aku kehilangan boneka ku yang lucu. Sekarang yang ada hanya boneka rusak dan tercabik-cabik bagian tubuhnya, apakah aku dapat memperbaikinya??
Semua sudah terlambat, karena kebodohtololdunguanku yang tak kunjung hilang. Dan malah menyengsarakan diri ku sendiri.
Jangan siksa aku dengan keadaan seperti ini.
Ku mohon.
It really hurts.
Hurting me because 'a little f*ckin thing'.
I've tried to make it better.
But it was useless, I guess.
Anger is fulfilling my heart.
Happiness fly to the sky.
Leaving me with this sadness inside.
They've never known about me.
About my heart of you.
And you..
Making sad of me.
You have been running away.
You ignore me with your smile.
Don't treat me like this!!!
Just say that you don't like the way I've treated you.
You just keep in silent.
You didn't say anything all.
This is so dismal for me.
The misery of me.
Because I love you.
But if you want me to stay, I would stay right through.
But you don't want me to..
*nstyfck. traxist
after the 'war' with someone!!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar